fcb.portal.reset.password

Leo Messi kembali melakukanya, Pemain terbaik sepanjang sejarah sepertinya tidak memiliki batas dan kembali dipertontonkan di tempat terbaik yang memungkinkan, di Santiago Bernabéu, yang dengan dua gol tersebut, telah menerima 14 gol dari bintang tersebut. Laga berakhir dengan skor 2-3.

Para pemain Madrid mencoba untuk menahanya, namun tidak dapat menghindari Messi melakukan aksinya dan memutuskan jalan masih terbuka untuk gelar la Liga. Setelah bentrokan yang terjadi dengan Marcelo hingga mengharuskanya meninggalkan lapangan selama beberapa menit, ia menyamakan skor yang dibuat oleh Casemiro (1-1, mnt 33).

Sesudahnya, dan ketika sepertinya laga berakhir dengan seri (2-2), si no. '10' mencetak gol nya yang kedua, setelah permainan dari Jordi Alba yang dimulai dengan luar biasa oleh Sergi Roberto- untuk memastikan tiga poin dibawa pulang menuju Barcelona. Ia melakukan selebrasi berbeda dengan melepaskan jersey yang digunakannya dan menujukannya kepada dunia, Messi memang tidak ada duanya.

Memperlebar jurang pemisah Sepatu Emas

Leo Messi, juga terus menjadi pemimpin Pichichi (pencetak gol terbanyak) dan klasifikasi penghargaan untuk pencetak gol terbanyak di liga-liga utama Eropa. Dengan dua yang diciptakanya, ia telah mengumpulkan 31 di kompetisi domestik dan menambah tiga perbedaan dengan posisi kedua, pemain Sporting Clube dari Portugal Bas Dost (28 gol). Posisi ketiga, dengan 27 gol, adalah Pierre-Emerick Aubameyang, dari Borussia Dortmund.

Lihat disini semua berita yang menyoroti mega bintang Leo Messi , momen-momen terbaiknya dengan kostum Barça

500 bersama Barça

Selain itu, di duel Clasico, Messi dengan dua gol nya mencatatkan satu angka magis, 500 gol resmi bersama Barça. Satu angka yang akan sulit untuk ditembus oleh pemain manapun, yang memulai mencetak gol dengan tim utama saat masih berumur 17 tahun dan sekarang dengan umurnya 29 tahun, ia terus tanpa lelah menciptakan gol.

Kembali keatas
_satellite.pageBottom();