fcb.portal.reset.password
Xavi sedang menyilangkan tangannya saat wawancara dengan Daily Mail

Xavi, saat melakukan wawancara dengan Daily Mail / FOTO: Daily Mail (Andy Hooper)

Xavi Hernández mengakui dalam wawancaranya dengan harian Inggris, Daily Mail bahwa pendekatan dari Manchester City pada pertandingan leg pertama perdelapan fina Liga Champions mengejutkan mereka sedikit. Dengan kata-kata ini, ia menjelaskan bahwa “Kami menunggu City akan menguasai bola: bukannya bermain bertahan, tapi, benar mereka menunggu kami dibelakang.”

Dalam wawancara yang dilakukan sebelum pertandingan melawan Valladolid oleh eks pemain Liverpool Jamie Carragher, si no. '6' azulgrana mengomentari filosofi dari Manuel Pellegrini: "Biasanya tim yang diasuh olehnya ingin membawa bola ke lapangan lawan. Dia suka bermain sepak bola, dan menekan diatas. Tapi kali ini tidak ia lakukan. Mereka memiliki pemain-pemain yang memiliki profil seperti pemain Barça oleh karena itu, hal tersebut mengejutkan kami sedikit.”City memiliki banyak pemain yang bagus untuk permainan menguasai bola. Oleh karena itu sedikit mengejutkan kami

Xavi lalu memuji manajer asal Cile ini: "Dia adalah seorang pelatih yang fantastis, dengan konsep permainan memainkan bola dari belakang. City memiliki banyak pemain yang bagus untuk permainan menguasai bola. Tapi beberapa hal akan berubah saat Anda berhadapan dengan Barça, karena kami juga memiliki tujub hingga delapan pemain yang sangat sulit bolanya dicuri.”

Xavi juga berbicara soal keberhasilan FC Barcelona di lima tahun terakhir ini. Apakah telah berakhir masa-masa kejayaan Barça? “Tidak, jelas tidak. Saya tidak percaya itu. Kami memiliki sebuah generasi yang luar biasa. Lihat saja umur dari Cesc, Messi, Iniesta, Alves dan sekarang Neymar, Alba, Piqué... Semuanya memiliki umur antara 26 dan 29 tahun. Itu adalah sebuah regenerasi yang sempurna.”Kami memiliki sebuah generasi yang luar biasa. Lihat saja umur dari Cesc, Messi, Iniesta, Alves dan sekarang Neymar, Alba, Piqué

Pemain kelahiran dari Terrassa ini mengingatkan bahwa lebih baik tidak membandingkan dengan Barça era Guardiola, "Saat itu adalah periode yang sangat hebat sepanjang sejarah, tapi jika Anda melihat apa yang dilakukan Tata dan idenya serta konsep bagaimana ia ingin kami bermain, semuanya ada disitu.” Katanya meyakinkan.

Ditanya soal masa depanya saat meninggalkan sepak bola, Xavi tidak menyangkal keinginannya untuk melatih Barça adalah salah satu impiannya. “Saya akan sangat senang sekali, Saya ingin selamanya berada di dunia sepak bola. Dan selamanya dengan Barça. Itu adalah apa yang dikatakan oleh hati saya dan perasaan saya. Tapi semua itu adalah di masa depan. Saat ini saya ingin bermain bola terus dan terus. Apa yang saya suka adalah bola berada di kaki saya dan menggiringnya.” Katanya menutup wawancara.

Kembali keatas