fcb.portal.reset.password
Tata Martino sedang memberikan petunjuk kepada para pemainnya di lapangan

Tata Martino, saat pertandingan di 'Amsterdam Arena / FOTO: MIGUEL RUIZ - FCB

Tata Martino jatuh disaat hampir saja menyamakan rekor di musim 2011/12 dalam 21 pertandingan berturut-turut tanpa kekalahan.  Setelah kekalahan melawan Ajax (2-1), bos tim utama Barça ini mengatakan bahwa anak asuhannya kekurangan intensitas selama 45 menit pertama, "Ajax datang dengan lebih intens dan bukanlah hal yang mudah bagi kami. Saat babak kedua berbeda, kami memainkan permainan seperti yang kami harapkan dari Barça."

Martino merasa, "Masalah kami terlebih datang saat kami memiliki bola dibanding saat kami tidak memilikinya- kami kekurangan mobilitas dan ketepatan. Dalam sebuah pertandingan Liga Champions, melawan tim yang ingin masuk klasifikasi perdelapan final, diperlukan permainan yang intens selama 90 menit."Dalam sebuah pertandingan Liga Champions, melawan tim yang ingin masuk klasifikasi perdelapan final, diperlukan permainan yang intens selama 90 menit.

"Kami harus merenungkan apa yang telah terjadi dan memikirkan perbedaan dalam intensitas yang kami lihat di luar sana. Kami telah masuk kedalam klasifikasi sedangkan Ajax masih berusaha untuk mencarinya, tapi bukan berarti hal tersebut mengizinkan kami untuk bermain seperti pada babak pertama." Kemudian ia juga menambahkan: "Kritik bagi diri sendiri selalu membantu dan bila satu hal yang dimiliki oleh grup pemain ini adalah, memiliki kritik diri sendiri yang sangat kuat. Kekalahan ini datang dimomen ´yang tidak terlalu menyakitkan´bagi kami dan menijinkan kami untuk bercermin kembali dan ´meninjau´ apa yang telah terjadi."

Kemenangan Milan

Milan menang melawan Celtic Glasgow dengan 0-3, berkat gol dari Kaká, Zapata dan Balotelli. Dengan hasil tersebut, tim Itali tetap berada di posisi kedua, dengan perbedaan dua angka dengan Barça dan satu diatas Ajax. Pada pertandingan jornada terakhir Liga antara Milan dan Ajax akan menentukan klasifikasi, sedangkan Celtic secara matematis tereliminasi.

Kembali keatas