fcb.portal.reset.password

Neymar Jr, saat pertandingan / FOTO: MIGUEL RUIZ-FCB

FC Barcelona tidak lagi berada di puncak klasemen Liga. Tim asuhan dari Gerardo Martino mengalami kekalahan ketiganya di musim ini melawan Real Sociedad di Anoeta sabtu malam atau dini hari Indonesia. Merupakan malam yang kelabu bagi Barça, yang mencoba mengejar permainan selama hampir keseluruhan 90 menit dan tidak pernah merasa nyaman melawan Real Sociedad.

Dengan kekalahan malam ini, Barça tertinggal tiga poin dari Real Madrid, yang sekarang berada di posisi teratas, sambil menunggu hasil duel dari Atlético de Madrid hari minggu di Pamplona. Permainan seri atau kemenangan dari tim asuhan Simeone melawan Osasuna akan membawa Barça ke posisi ketiga.

Gerardo Martino melakukan enam perubahan pemain, dibanding dengan skuad yang membawa kemenangan pada selasa lalu melawan Manchester. Dengan Song menempati posisi tengah pertahanan, Busquets di posisi dalam kanan dan Xavi serta Cesc memulai permainan dari bangku cadangan. Sedangkan Montoya, Bartra, Adriano dan Neymar, kembali masuk ke skuad awal.

Apakah dikarenakan dari semua perubahan yang dilakukan atau penampilan baik dari Real, permainan tidak dimulai dengan baik bagi FC Barcelona. Menikmati penguasaan bola tapi tanpa menciptakan bahaya, tidak seperti Real yang mulai menciptakan kesempatan –kesempatan lewat Vela dan Griezmann.

Dan usaha Real terjawab setengah jam kemudian, ketika Elustondo dan Song bersilangan dari sebelah kanan Vela dan membobol gawang Valdes. Tapi tidak menunggu terlalu lama, Barça memberikan balasan dari permainan antara Montoya, Busquets dan Messi yang diakhiri dengan sebuah strike dari depan.

Barça memulai babak kedua lebih buruk, ketika Martino dikeluarkan dari lapangan. Real Sociedad mengejutkan Barça dengan semakin intensif dengan kecepatan dari dua penyerangnya. Vela mengoper bola kepada Griezmann yang menciptakan gol di menit 54 dan lima menit kemudian gol ketiga dari Zurutuza, yang masuk dari lini kedua.

Barça tidak dapat mengejar ketinggalan dari dua gol tersebut bahkan ketika Martino mengganti tiga bek bertahan, mereka tetap tidak dapat menembus lini belakang yang dijaga dengan baik oleh Real.

Kembali keatas