fcb.portal.reset.password
Para pemain berpelukan atas kemenangan di Getafe

Kemenangan di Getafe. FOTO: MIGUEL RUIZ-FCB.

Pedro merupakan hadiah. Si no. punggung '7' azulgrana ini merupakan protagonis dari sebuah perlawanan Barça di Getafe, dalam sebuah arena yang sulit dan dipenuhi dengan pemain yang cedera. Dua gol dari Getafe pada awal pertandingan semakin menambah kesulitan dari azulgrana, yang bermain dengan penuh kebanggan dan kualitas. Dan aksi yang luar biasa dari Pedro: tiga gol, satu assits, dan satu penalti menjadikannya pemeran utama pada malam ini.

2-0 di menit ke-14

Barça membayar mahal untuk awal yang lambat, walaupun dapat saja berubah jika tendangan dari Pique dapat masuk ke gawang lawan, yang sayangnya mengenai kaki dari kiper Getafe dan tak lama setelah itu membuka gol setelah Escudero memotong dari sebelah kiri dan mengalahkan Pinto. Hampir dalam waktu bersamaan, Getafe menggandakan keunggulan mereka saat Lisandro memasukan gol dari corner.

Peningkatan yang progesif

El resultado invitaba al Barça a asumir riesgos. Y estaba obligado a crecer para hacer frente a su rival. Poco a poco, liderado por Iniesta, el equipo se ha hecho con el control de la situación y ha reducido al Getafe en su terreno. Le faltaba suerte para entrar de nuevo el partido: un fuera de juego riguroso ha anulado una acción que terminaría con gol de Pedro (min 18) y posteriormente ha habido una mano no señalada en el área rival. Aunque sufría para contener los contragolpes, el Barça había podido cambiar la situación. Su mejor argumento era la profundidad de Jordi Alba por la izquierda. Y el carácter.

Sembilan menit hat trick dari Pedro

Dalam waktu sembilan menit, sebelum jeda istirahat, Pedro mengubah permainan: pertama dengan gol pembuka bagi Barça setelah assits dari Cesc, dan setelah tembakan dari Sergi Roberto yang bisa saja menyamakan kedudukan, tetapi merupakan Pedro yang menyamakan kedudukan dengan sebuah aksi yang briliant dari sebelah kiri. Dan aksi selanjutnya, Pedro membuat gol yang ketiga, memanfaatkan bola silang dari Alba

Getafe mencoba cara untuk menghentikan serangan Barça, dan mengakhiri babak perta,a dengan kartu kuning bagi Mosquera untu pelanggaran kepada Busquets.

Dua gol dari Cesc

Ketegangan agaknya mereda setelah jeda istirahat. Barça menurunkan tempo permainan dan belajar dari pengalaman di babak pertama, terus bermain pro-aktif di babak kedua. Bola dikuasai oleh Barça, walaupun Getafe sempat mencobai gawang Pinto di menit ke-60 lewat tendangan dari Diego Castro.Merupakan kesempatan terakhir untuk menyamakan kedudukan pada duel mala mini, karena kemudian Cesc – kemungkinan berada di posisi offside – menembakkan gol dari assits, siapa lagi, jika bukan dari Pedro!

Dan lagi-lagi berawal dari Pedro, gol Barça yang ke-5, ketika ia membawa bola ke tengah sehingga Cesc dapat mencetak gol keduanya mala mini. Dengan Busquets menjalankan permainan, anak asuh dari Tata Martino, mengakhiri pertandingan dengan menyenangkan. Akhir tahun 2013 ditutup dengan terus berada di posisi teratas Liga., seperti selama sepanjang tahun ini.

Kembali keatas