fcb.portal.reset.password

Martino i Ancelotti mai han perdut un superclàssic. Aquest dissabte en viuran un més

Gerardo Martino dan Carlo Ancelotti pada hari sabtu ini akan bertemu untuk pertama kalinya pada Barça-Madrid. Yaitu duel Clásico mereka pertama. Pelatih Blaugrana ini telah bermain sebanyak empat ketika di Paraguay dan pelatih si putih ini total bermain tujuh ketika etapanya di Italia dan Perancis. Tidak pernah keduanya melewatkan satu pun (clásico).

Tanpa superclásico di Argentina

Tata dapat menikmati pertarungan antara Newell’s Old Boys dan Rosario Central sebagai seorang pemain, tapi tidak pernah sebagai seorang pelatih. Pada musim 2012/13, ketika ia memimpin tim tersebut, musuh bebuyutan dari Newell's bermain di Primera B Nacional.

Pelatih Blaugrana saat ini juga pernah menikmati permainan dengan lawan besar sebagai pelatih, seperti duel dengan Platense melawan Argentinos Juniors atau Colón melawan Unión. Bagaimanapun juga, tidak ada diantara mereka dianggap sebagai superclásico dari negara tersebut, seperti River Plate dan Boca Juniors.

Tiga kemenangan dan satu seri di Italia

Carlo Ancelotti juga belum pernah menikmati sebuah superclásico sebagai seorang pemain. Pesepakbola dari Parma, Roma dan AC Milan, belum pernah bermain di Inter-Juventus, pertandingan dengan rival tertinggi di Italia. Sebaliknya, ia pernah menikmatinya sebagai seorang pelatih. Sejak tahun 1999 hingga 2001, Ancelotti berpartisipasi di total empat clásico di Seri A, dengan tiga kemenangan (1-0 dan 1-2 pada musim 1999/00 dan 3-1 di musim 2000/01) dan satu seri (2-2 pada musim 2000/01).


Kembali keatas