fcb.portal.reset.password
Xavi mengankat tangannya ke belakang kepala

Xavi saat melawan Atletico. FOTO: MIGUEL RUIZ-FCB.

Akhir dari petualangan FC Barcelona di Liga Champions. Setelah skor 1-1 di Camp Nou pada leg pertama, Barça mengalami kekalahan 1-0 di Stadion Vicente Calderon karena gol dari Koke. Tim asal Catalan ini tidak dapat memasukkan bola walaupun Neymar dan Messi beberapa kali mencoba memasukkan si kulit bundar.

Atletico memulai dengan kuat

Anak asuh dari Diego Simeone bergerak dengan cepat di awal permainan. Hanya dalam empat menit, Koke berhasil menyarangkan gol setelah sebelumnya bola menghantam tiang. Kemudian, Atletico sebanyak tiga kali lagi-lagi menendang bola tapi kembali mengenai tiang gawang. Barça tidak dapat menjawab energi serangan dari Atletico.

Barça kemudian mulai menaruhkan kaki mereka ke bola dan menyiapkan permainan mereka melawan Atletico. Pada babak pertama tersebut, lini belakang yang ditempati Thibaut Courtois tidak banyak terlihat kegiatan.

Dominasi dan serangan balik yang berbahaya

Pada babak kedua, Barça kembali mendapatkan kontrol dan bahkan mencapai rekor possession di akhir pertandingan sebanyak 75% walaupun mereka menemukan sagatlah sulit untuk menyalurkan dominasi ini menjadi kesempatan yang tajam. Dan lagi-lagi para pemain Atletico membahayakan Pinto yang menyelamatkan gawang hingga tiga kali untuk membantu Barça mulai untuk percaya kembali.

Beberapa kali anak buah Martino mendapat kesempatan untuk menyamakan skor: pertama kesempatan doble dari Neymar dan Xavi (di menit ke 59) dan Neymar sekali lagi mencoba keberuntungannya, yang kemudian dihadang oleh Courtois. Akhirnya adalah Atletico yang mendapatkan tiket untuk melaju ke babak Liga Champions selanjutnya dan menghadang jalannya Barça menuju semifinal di kompetisi tertinggi Eropa untuk ketujuh kalinya berturut-turut.

Kembali keatas