fcb.portal.reset.password

Vilanova dan Abidal mengangkat trofi Liga / FOTO: MIGUEL RUIZ-FCB

Hujan yang membasahi lapangan selama pertandingan antara FC Barcelona dan Valladolid segera terlupakan ketika para juara Liga keluar ke lapangan ketika pertandingan telah selelsai. Saatnya berpesta hasil kerja keras dan ban yak kesulitan yang menandai Liga. " Adalah kesenangan yang luar biasa dapat mempersembahkan kemenangan Liga ini. Tahun lalu kita kehilangan gelar ini, tapi sekarang kita dapatkan kembali." kata Vilanova yang ditunjukkan untuk para fans.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk kepercayaan Anda semua dan semua bantuan yang Anda berikan dalam musim ini, baik dalam momen yang baik maupun yang kurang baik, Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada staff tehnikal saya , yang telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Terakhir ia mengucapkan terima kasih kepada para pemainnya. " Bantu mereka dan dukung mereka, mereka akan membuat Anda menikmati permainan (sepak bola). Visca Barça dan Visca Katalunya."

Abidal dan Tito mengangkat trofi

Sebelum Vilanova berbicara, adalah Carles Puyol yang berbicara pertama kali dihadapan pendukung setia mereka di Camp Nou," Kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan yang Anda tunjukkan kepada kami. Tahun ini merupakan tahun yang sulit, tapi kami memenangkan La Liga. Hal terpenting adalah Abidal dan Tito berada disini bersama kita. Mari kita rayakan gelar yang patut kita menangkan ini. Kita menginginkannya lagi tahun depan!"

Sang kapten yang menerima trofi dari Ángel María Villar, presiden RFEF, memberikan trofi kepada Abidal dan Vilanova sehingga mereka dapat mengangkat trofi untuk pertama kalinya dihadapan para fans. Sebuah gerakan yang sama seperti di Wembley tahun 2011, yang tak akan terlupakan.

Video, kembang api dan anak-anak

Setelah kata-kata dari Vilanova dan Puyol, pesta dilanjutkan dengan video momen-momen terbaik dari musim ini dengan video screen dan diikuti dengan kembang api yang menerangi langit Camp Nou. Sebagai tambahan dari video dan kembang api, anak-anak dari para pemain juga menjadi protagonis dalam pesta ini. Mereka menikmati bersama dengan ayah mereka di lapangan, ketika mereka (para pemain) melakukan penghormatan keliling lapangan. Tradisi ´corro´ ( berpegangan tangan sambil membentuk lingkaran) di tengah lapangan menutup pesta Liga yang me-22 bagi sejarah Barça.


Kembali keatas