fcb.portal.reset.password

Alexis dan Xavi, di Munic. FOTO: MIGUEL RUIZ-FCB.

Bayern Múnich telah menyingkirkan Barça dengan kemenangan yang menyakitkan pada leg pertama semi-final Champion. Anak asuh dari Heynckes berada dalam kondisi fisik yang luar biasa dan dengan jelas memperlihatkannya dalam permainan melawan Barça yang stamina para pemainnya kurang fit baik di kaki maupun di pikiran ( Messi tidak dapat menampilkan permainan terbaiknya), lebih dominan dan pastinya telah menerima hukuman yang berlebihan. Barça mengontrol dengan baik pada paruh pertama, tapi akhirnya menyerah di babak kedua.

Awal yang baik

Kedua tim bermain dengan hati-hati, meskipun terdapat peluang besar di menit kedua dari Robben diselamatkan oleh Valdes. Barça mendinginkan api dari para pemain Bavaria melalui penguasaan bola. Bola adalah milik Barça, merupakan langkah permainan yang penting. Pada awalnya, Bayern meminta penalti karena tangan dari Pique (menit 15) dan tidak dapat memanfaatkan kesempatan. Pemain pengunjung bermain tanpa terburu-buru melawan pemain lokal yang lebih tertutup dari yang dibayangkan.

Ancaman Jerman di udara

Selain kesulitan untuk menembakan gol, Barça juga mulai kehilangan bola di lini tengah dan khusunya di delapan sudut korner. Disini mereka kebobolan. Tepatnya di arena sudut Bayern, bola terus dimainkan ke tengah lapangan. Pada menit ke 24, Muller membungkus bola setelah dimiliki oleh Dante, dengan seperti yang tampaknya pelanggaran keluar melompati Alves, yang berada di lini belakang.

Gol tersebut tidak merubah banyak taktik untuk Barça dan mereka terus bermain mendominasi bola. Memusatkan penyerangan di sebelah kanan, dimana Alves mempunyai banyak tempat lebar. Salah satu dari tastis dari para pemain Munich adalah mengisolasi Messi. Baik Neuer dan Valdés tidak mempunyai banyak pekerjaan saat itu. Dan Barça turun jeda istirahat dengan gol dari The Bavarian.

Mario Gómez memberlakukan hukumnya

Bayern kembali menggigit pada paruh kedua. Dengan aksi yang sama seperti gol pertama. lagi-lagi dari sudut kali ini datang dari Mario Gómez, dari posisi yang sangat meragukan, mencetak gol yang kedua ( menit 48). Angka 2-0 merupakan pukulan yang menohok. Para pemain Jerman semakin memperluas permainan dengan Müller, Ribery dan Robben. Si biru merah terus mencari kesempatan, yang pertama datang ke Bartra, dari sudut dengan tendangan lurus tapi dapat ditepis oleh Neuer.

Pukulan berat

Ketika Barça semakin tertekan, Bayern menambahkan angka gol dengan 3-0 dari Robben, memotong dari sebelah kanan Jordi Alba datang dari hadangan Muller, menembus gawang Valdes. Sebuah tamparan yang kuat untuk Barça. Lagi-lagi Bartra mencoba ketika mendapat kesempatan dari Xavi. Tapi para pemain lokal menyelesaikan pertandingan dengan menambah gol keempat dari Muller. Menutup pertangingan dengan angka 4-0 seperti pada tahun 2009. Sepertinya Wembley sedikit menjauh dari Barça.


Kembali keatas