fcb.portal.reset.password

Éric Abidal / FOTO: MIGUEL RUIZ - FCB

Éric Abidal meninggalkan klub dengan senang tapi juga sedih . Pada sabtu malam ia menghadiri acara Baça Tv, ‘El Marcador’, Abidal mengakui,” Saya sedih karena saya ingin terus bermain, tapi senang karena saya mengalami enam tahun yang luar biasa di klub yang selalu mendukung saya dan para fans yang mencintai saya.” Mengulangi kata-katanya pada jumpa pers hari kamis, sang pemain juga ingin mengucapkan terima kasih sekali lagi atas dukungan yang diberikan para pemain, staff dan khusunya tim medical dan fisioterapi.

[[BOTOVERMELL::Penghormatan untuk Abidal++::http://www.fcbarcelona.co.id/football/first-team/rinci/artikel/eric-abidal-dari-lyon-ke-jantung-pusat-barca-dalam-enam-tahun::HOR::NF::NO-TRACKING::::::]]

Tujuh belas menit tanpa kesalahan

Seperti saat ia bermain melawan Mallotrca, Abidal bermain 17 menit melawan Malaga (4-1) dan ia sangat puas dengan penampilannya,” Saya bermain dengan baik dan tidak kehilangan bola satu kalipun. Dan itu adalah hhasil dari banyak berlatih dan kerja keras.” Abidal melakukan 16 operan dan semuanya dengan sangat baik dan bahkan untuk menyenangkan public Camp Nou ia berpartisipasi dalam beberapa penyerangan.

Dengan semua acara penghormatan yang penuh dengan emosi ,Abidal menahan air matanya.” Semuanya adalah momen yang rumit. Saya tidak ingin semua ini berakhir tapi sekarang semua telah selesai.” Katanya.

Mengenai masa depannya, Abidal menjelaskan bahwa ia dan istrinya akan kembali ke Barcelona ketika ia pension. Saat ini untuk meninggalkan kota adalah sulit, khususnya bagi anak-anak.

Kembali keatas