fcb.portal.reset.password

 

Juara untuk ke-22 kalinya di Liga FC Barcelona harus menunggu. Satu gol dari Ander Herrera pada menit ke- 90 mencegah kemenangan azulgrana di Bilbao dan menunda kemenangan titel Liga. Pertandingan terakhir Barça di San Mamés akan selalu diingat sebagai pertandingan epik. Dengan hujan, tempo yang intens dan gol-gol. Yang pertama adalah karya dari Susaeta. Pada paruh kedua, dari Messi. Dan tiga menit kemudian, pemain dari Argentina ini dan Alexis mencetak gol lagi, akhirnya ditutup oleh Ander di menit terakhir.

Alexis, membentur tiang

Athletic Club memulai pertandingan dengan bersemangat dan dibawah hujan yang membuat Barça agak kesulitan untuk mencocokan permainan. Tetapi pelan-pelan anak asuh Tito Vilanova mulai menyamakan permainan dan pada menit ke 16, sebuah traingulasi azulgrana antara Thiago dan Alexis berakhir membentur tiang gawang.


Susaeta yang pertama

Mereka bermain non-stop, end-to-end dan Bilbao adalah yang pertama menyerang ketika Susaeta bersiap dengan keindahan permainan dari Arduriz untuk mencetak gol yang  pertama. Barça terus mencoba dan Cesc berada sangat dekat dan hampir mencetak gol dari sebuah sudut, tapi sampai tiba waktunya jeda pertama kedudukan tetap 1-0 untuk tim tuan rumah

Evolusi Messi

Permainan babak kedua dimulai dengan tempo yang sama seperti pertama. Athletic Club bermain lebih baik dan Susaea hampir menggandakan golnya dengan tendangan bebas yang sebelumnya dioper dari sundulan kepala San Jose.

Kemudian Tito mengirim Messi masuk ke lapangan dan hampir pada saat itu juga permainan berubah, ketika si pemain nomor satu dunia ini pertama menciptakan kesempatan dan kemudian mencetak gol yang spektakuler, melewati tiga pertahanan sebelum menembakannya ke gawang lawan.

Ander menutup dengan seri

Hampir langsung sesudahnya, Alves mematahkan pertahanan kanan dan Messi membantu mengoper untuk Alexis, yang tidak membuat kesalahan dan berhasil mencetak gol membuat kedudukan 1-2. Semuanya terjadi hanya dalam beda 3 menit dan sepertinya ini akan membuat Barça memenangkan titel bila Real Madrid bermain kalah. Tapi pada menit ke-90, ketika Messi hampir saja membuat gol ketiga dari tendangan bebas, lini pertahanan gagal untuk merebut bola dan Ander Herrera menerkam untuk tidak memberikan kesempatan kepada Valdes dan menyelamatkan tim Bilabao. Titel juara harus menunggu !

Kembali keatas